Komplikasi Penyakit Gonorrhea

Gonore merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual (PMS) yang terjadi akibat kontak seksual dengan penderitanya. Penyakit infeksi yang termasuk penyakit uretritis (infeksi saluran kencing) spersifik ini biasanya dialami oleh kaum pria yang sering melakukan hubungan seksual tidak sehat, misalnya dengan wanita penjaja seks komersial.

Penyakit yang disebabkan oleh kuman Neisseria gonorrhoea ini dapat ditemukan pada segala golongan usia, meski kebanyakan kasus dialami golongan dewasa muda. Penyakit ini terjadi di seluruh dunia, tidak hanya pada kaum pria, tetapi juga menyerang wanita. Kebanyakan kasus gonore pada wanita muncul akibat penularan oleh pria penderita yang menjadi pasangan seksualnya. Bayi yang baru lahir pun dapat terinfeksi gonore bawaan dari ibunya.

Gejala penyakit ini ditandai dengan keluarnya cairan berwarna kuning muda seperti nanah yang berbau busuk di ujung penis. Cairan kental ini biasanya keluar dari saluran kencing pada 2-7 hari setelah terinfeksi. Bila penderita biasa melakukan anal seks, cairan serupa juga dapat keluar dari lubang dubur. Penderita juga sering merasakan sakit luar biasa, terutama saat akan buang air kecil dan disertai suhu badan meninggi sebagai akibat adanya infeksi dini seringkali tidak terdeteksi.

Pada tingkat serangan lanjut, wanita sering merasakan sakit dan tidak enak waktu buang air kecil. Selain itu ada sedikit cairan berbau yang keluar dari vagina.

Kuman gonore dapat menyebabkan timbulnya jaringan parut di dalam uretra (saluran kemih). Kehadiran jaringan parut ini dapat membuat bentuk uretra yang tadinya silinder menjadi tidak mulus sehingga aliran urin terpecah dan bercabang saat berkemih. Penyakit ini juga dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan pada saluran mani sehingga mengganggu daya pancar sperma. Hal ini akan menurunkan potensi terjadinya pembuahan pada saat bersenggama. Pada infeksi kronis dapat menyebabkan kemandulan.

Sementara pada bayi yang terinfeksi gonore, matanya akan terlihat merah dan bengkak sejak dilahirkan. Biasanya dalam waktu 1-5 hari setelah kelahiran, mata itu akan mengeluarkan cairan kental. Bila tidak diberikan pengobatan khusus, si bayi dapat mengalami kebutaan total

Komplikasi Penyakit Gonorrhea

Infeksi kadang menyebar melalui aliran darah ke 1 atau beberapa sendi, dimana sendi menjadi bengkak dan sangat nyeri, sehingga pergerakannya menjadi terbatas. Infeksi melalui aliran darah juga bisa menyebabkan timbulnya bintik-bintik merah berisi nanah di kulit, demam, rasa tidak enak badan atau nyeri di beberapa sendi yang berpindah dari satu sendi ke sendi lainnya (sindroma artritis-dermatitis).

Bisa terjadi infeksi jantung (endokarditis). Infeksi pembungkus hati (perihepatitis) bisa menyebabkan nyeri yang menyerupai kelainan kandung empedu. Komplikasi yang terjadi bisa diatasi dan jarang berakibat fatal, tetapi masa penyembuhan untuk artritis atau endokarditis berlangsung lambat.


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengatasi Penyakit Gonore, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Gonorrhea and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>