Pantangan Bagi Penderita Gonorrhea

Pantangan bagi penderita gonorrhea yang harus selalu diperhatikan. Penyakit Gonorrhea adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum, tenggorokan dan bagian putih mata (konjungtiva).

sakit gonore

sakit gonore

Penyakit gonorrhea dapat menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya, terutama kulit dan persendian.

Wanita dan pria homoseksual yang melakukan hubungan seksual melalui anus dapat menderita gonore pada rektumnya. Penderita merasakan tidak nyaman di sekitar anusnya dan dari rektumnya keluar cairan. Melakukan hubungan seksual melalui mulut (oral seks) dengan seorang penderita penyakit gonorrhea dapat menyebabkan gonore pada tenggorokan (faringitis gonokokal). Biasanya infeksi ini tidak menimbulkan gejala, tetapi kadang menyebabkan nyeri tenggorokan dan gangguan menelan. Jika cairan yang terinfeksi mengenai mata maka dapat terjadi infeksi mata luar (konjungtivitis gonore).

Bayi baru lahir dapat terinfeksi gonore dari ibunya selama proses kelahiran sehingga terjadi pembengkakan pada kedua kelopak matanya dan dari matanya keluar nanah. Jika infeksi ini tidak segera diobati maka dapat menyebabkan kebutaan.

Pantangan Penyakit Gonore

Penderita penyakit gonore harus memperhatikan apa saja makanan dan minuman yang dilarang untuk dikonsumsi

Makanan yang dilarang bagi penderita gonore, antara lain :

1. Pantangan bagi penderita gonorrhea sejenis sayuran: bawang, jahe, bawang putih, cabai, merica, jinten, beberapa makanan yang digoreng, makanan pedas, serta daun seledri, rebung, sawi, labu, bayam, dan lain-lain. Makanan atau bahan makanan ini mudah untuk menginduksi luka kulitakanan yang digoreng.

2. Pantangan bagi penderita gonorrhea sejenis buah-buahan yang harus dihindari: penderita gonorrhea tidak boleh mengonsumsi buah persik, aprikot, gingko, mangga, bayberry merah, cherry, lychee, dan melon. Karena dengan makan buah persik akan rentan terhadap panas dalam, timbul carbuncle, luka, gangrene, bisul, dan rakhitis. Makanan yang mengandung stagnasi adalah daging kambing dan biji teratai.

3. Pantangan bagi penderita gonorrhea sejenis ternak seperti : ayam jantan, kepala ayam, daging babi, angsa, kaki ayam, daging keledai, rusa, sapi, kambing, telur angsa, bebek, dan lain-lain. Makanan sejenis ini akan mudah untuk menginduksi atau memperburuk luka yang ada pada kulit anda.

Selain itu, penderita juga harus bisa membiasakan hidup sehat. Ada 2 hal yang harus dilakukan agar terhindar dari penyakit gonore, yaitu :

1. Menghindari gaya hidup seks bebas

2. Setia pada satu pasangan saja.

3. Bersikap terbuka pada pasangan apakah anda memiliki penyakit gonorrhea supaya pasangan dapat mengingatkan pantangan bagi penderita gonorrhea yang harus dijauhi.

beberapa gejala gonorrhea pada wanita, diantaranya adalah

  • Pada wanita, gejala awal yang bisa timbul dalam waktu 7-21 hari setelah terinfeksi virus.
  • Penderita wanita seringkali tidak menunjukkan gejala selama beberapa minggu atau bulan, dan diketahui menderita penyakit ini hanya setelah mitra seksualnya tertular. Namun harus selalu memperhatikan pantangan bagi penderita gonorrhea yang harus dihindari.
  • Nanah yang keluar bisa berasal dari leher rahim, uretra atau kelenjar di sekitar lubang vagina.
  • Jika timbul gejala, biasanya bersifat ringan. Tetapi beberapa penderita menunjukkan gejala yang berat, seperti desakan untuk berkemih, nyeri ketika berkemih, keluarnya cairan dari vagina dan demam.
  • Infeksi bisa menyerang leher rahim, rahim, saluran telur, indung telur, uretra dan rektum; menyebabkan nyeri pinggul yang dalam atau nyeri ketika melakukan hubungan seksual
  • Penyakit gonorrhea dapat naik ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput di dalam panggul sehingga timbul nyeri panggul dan gangguan reproduksi.

beberapa gejala gonorrhea pada pria, diantaranya adalah

Biasanya penyakit gonorrhea ini menunjukkan gejala setelah 2-10 hari berkontak yang menderita penyakit ini. Pada laki-laki umumnya muncul rasa tidak enak pada uretra yang beberapa jam kemudian diikuti rasa nyeri ketika berkemih dan keluarnya nanah dari penis. Serta penyakit ini ditandai dengan radang saluran keluar air seni dengan gejala nyeri sewaktu berkemih dan mengeluarkan cairan putih dari saluran kemihnya. Namun pengeluaran cairan putih, ataupun yang kuning, yang kental ataupun yang encer bisa disebabkan oleh kuman lain, sehingga sifat cairan ini tidak memastikan penyakit ini. Dan harus selalu memperhatikan pantangan bagi penderita gonorrhea.

Metode utama perawatan gonorrhea:

1. Selama pengobatan harus mengonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan serta  selalu memperhatikan pantangan pantangan bagi penderita gonorrhea.

2. Secara aktif bekerja sama dengan team medis dan mematuhi semua petujuk dari dokter tentang apa saja yang boleh dikonsumsi dan apa saja yang menjadi pantangan bagi penderita gonorrhea.  Harus menyadari keseriusan penyakit tersebut dan kami menyarankan agar Anda mempelajari lebih lanjut tentang beberapa pengetahuan pencegahan penyakit. Di dalam kehidupan harus melakukan pencegahan untuk menghindari penyakit jika terjadi gejala yang mencurigakan harus segera pergi ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan, tidak mengambil sikap menunda yang akan mengakibatkan kehilangan masa pengobatan terbaik.

3. Harus melakukan olahraga yang akan memperkuat imunitas. Karena pilek, batuk, dan penyakit lainnya menyebabkan berkembangnya penyakit gonorrhea bahkan menularkannya kepada orang lain.

Selamat mencoba dan semoga artikel ini bermanfaat untuk anda dan untuk kita semua yang sedang membutuhkan info tetang apa saja yang menjadi pantangan bagi penderita gonorrhea. Terima kasih.

 

Posted in Penyakit Gonorrhea | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Gonorrhea Pada Pria

Gejala Gonorrhea Pada Pria muncul yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Bakteri neisseria gonorrhoeae bukan hanya menginfeksi para pria saja namun juga dapat menginfeksi wanita bahkan pada ibu hamil sekalipun. Bakteri penyebab penyakit gonorrhea tidak dapat hidup di luar tubuh manusia sehingga hanya akan menular melalui kontak langsung saat melakukan hubungan seksual. Yang paling beresiko terkena penyakit gonorrhea ini adalah pria yang memiliki resiko 20% terinfeksi virus gonorrhea yang akan muncul gejala gonorrhea pada pria hanya dari satu tindakan saja yaitu hubungan seksual yang dilakukan dengan wanita yang telah terinfeksi gonore. Sedangkan pada wanita mwmiliki resiko 60-80% .

penyakit gonorea

penyakit gonorea

Penderita penyakit gonorrhea akan mengalami rasa sakit yang luar biasa pada saat buang air kecil (kencing), yaitu rasa pedih dan terbakar. Seringkali disertai dengan urin yang bercampur nanah.  Biasanya, penyakit ini tidak cepat dirasakan oleh wanita sehingga jarang sekali wanita yang mengalami keluhan terserang gonorrhea. Penyakit gonorrhea ini menyebar melalui aliran darah kebagian tubuh yang lainnya terutama pada kulit anda dan persendian anda.

Gejala Gonorrhea Pada Pria yang dirasakan antara lain:

1. Gejala awal biasanya timbul dalam waktu 2-7 hari setelah terinfeksi.

2. Gejala penyakit gonorrhea berawal dari munculnya rasa tidak enak pada uretra, yang beberapa jam kemudian diikuti oleh nyeri ketika berkemih dan keluarnya nanah dari penis.

3. Penderita pria biasanya mengeluhkan sakit pada waktu kencing. Dari mulut saluran kencing keluar nanah kental berwarna kuning kehijauan. Setelah beberapa hari keluarnya nanah hanya pada pagi hari, sedikit dan encer serta rasa nyeri berkurang. Bila penyakit ini tidak diobati dapat timbul komplikasi berupa peradangan pada alat kelamin.

4. Penderita sering berkemih dan merasakan desakan untuk berkemih, yang semakin memburuk ketika penyakit ini menyebar ke uretra bagian atas.

5. Lubang penis tampak merah dan membengkak.

6. Terjadi peradangan testis dan kelenjar prostat.

Komplikasi yang Disebabkan dari Penyakit Gonorrhea

Penyakit kelamin gonorrhea dapat menyebabkan komplikasi seperti :

a. Bartolinitis, yaitu terjadi pembengkakan pada kelenjar Bartholin sehingga penderita sukar jalan karena nyeri.

b. Komplikasi yang dapat menyebabkan kemandulan, bila ke rongga perut menyebabkan terjadinya radang di perut dan usus.

c. Selain itu baik pada wanita atau pria dapat terjadi infeksi sistemik (seluruh tubuh) ke sendi, jantung, selaput otak dan lain-lain.

d. Pada ibu hamil, bila tidak diobati, saat proses melahirkan mata bayi dapat terinfeksi virus penyakit gonorrhea, bila tidak cepat ditangani dapat menyebabkan kebutaan yang diderita pada bayi.

e. Infeksi kadang menyebar melalui aliran darah ke 1 atau beberapa sendi, dimana sendi menjadi bengkak dan sangat nyeri, sehingga pergerakannya menjadi terbatas.

f. Infeksi melalui aliran darah juga bisa menyebabkan timbulnya bintik-bintik merah berisi nanah di kulit, demam, rasa tidak enak badan atau nyeri di beberapa sendi yang berpindah dari satu sendi ke sendi lainnya (sindroma artritis-dermatitis).

g. Bisa terjadi infeksi jantung (endokarditis). Infeksi pembungkus hati (perihepatitis) bisa menyebabkan nyeri yang menyerupai kelainan kandung empedu.

h. Komplikasi yang terjadi bisa diatasi dan jarang berakibat fatal, tetapi masa penyembuhan untuk artritis atau endokarditis berlangsung lambat.

Selain gejala gonorrhea pada pria ternyata juga terdapat gejala penyakit gonorrhea yang dialami oleh wanita yang hampir banyak gejala yang timbul seperti nyeri perut yang sangat hebat, infeksi yang terjadi pada saluran kencing, vagina atau cervic, air kencing yang berwarna kuning kehijauan, bertambahnya cairan yang keluar dari vagina serta merasakan sakit yang luar biasa pada saat anda buang air kecil. Gejala yang dirasakan wanita hampir sama dengan gejala gonorrhea pada pria.

Pencegahan yang dapat digunakan untuk mengurangi timbulnya gejala gonorrhea pada pria ataupun wanita.

1. Menghindari gejala gonorrhea pada pria dengan menggunakan kondom saat akan melakukan hubungan seksual.

2. Hindari kontak langsung dengan penderita yang sudah terkena virus penyakit gonorrhea ini.

3. Obati penyakit gonorrhea sedini mungkin untuk mengurangi gejala gonorrhea pada pria supaya gonore yang diderita tidak semakin parah.

4. setia dengan satu pasangan saja dan tidah berganti-ganti pasangan saat akan melakukan hubungan seksual.

5. Hindari seks bebas yang menjadi jalan paling mudah untuk penyebaran virus penyakit gonorrhea ini.

6. Bersikap terbuka dengan pasangan apabila anda atau pasangan sudah mengidap penyakit gonorrhea supaya dapat segera dilakukan pengobatan.

Banyak sekali perawatan dan pengobatan yang dapat anda ambil untuk menanggulangi gejala gonorrhea pada pria yang telah tersedia di rumah sakit utnuk penyakit gonore dan aman untuk menjalani perawatan ini pada waktu yang tepat. Sebuah keterlambatan atau perilaku biasa yang anda lakukan akan mengakibatkan timbulnya banyak komplikasi dikemudian hari yang akan memperburuk penyakit gonorrhea yang anda derita.

Apabila muncul gejala gonorrhea pada pria yang anda rasakan sebaiknya anda segera melakukan konsultasi atau pemeriksaan kedokter yang sudah mengerta tentang penyakit ini. Dan juga ada baiknya anda juga memperhatikan pola makan anda dari mulai pandangan apa saja yang tidak boleh dikonsumsi atau boleh untuk dikonsumsi. Seperti makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit gonorrhea ini adalah makanan yang mudah menginduksi luka pada kulit seperti: bawang, jahe, bawang putih, cabai, jinten, merica, rebung, sawi, daun seledri, dan masih banyak lagi.

Semoga bermanfaat untuk anda yang membutuhkan info ini. Terima kasih.

Posted in Penyakit Gonorrhea | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Komplikasi Penyakit Gonorrhea

Komplikasi Penyakit Gonorrhea merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual (PMS) yang terjadi akibat kontak seksual dengan penderitanya. Penyakit infeksi yang termasuk penyakit uretritis (infeksi saluran kencing) spersifik ini biasanya dialami oleh kaum pria yang sering melakukan hubungan seksual tidak sehat, misalnya dengan wanita penjaja seks komersial.

Penyakit yang disebabkan oleh kuman Neisseria gonorrhoea ini dapat ditemukan pada segala golongan usia, meski kebanyakan kasus dialami golongan dewasa muda. Penyakit ini terjadi di seluruh dunia, tidak hanya pada kaum pria, tetapi juga menyerang wanita. Kebanyakan kasus gonore pada wanita muncul akibat penularan oleh pria penderita yang menjadi pasangan seksualnya. Bayi yang baru lahir pun dapat terinfeksi gonore bawaan dari ibunya.

Gejala penyakit ini ditandai dengan keluarnya cairan berwarna kuning muda seperti nanah yang berbau busuk di ujung penis. Cairan kental ini biasanya keluar dari saluran kencing pada 2-7 hari setelah terinfeksi. Bila penderita biasa melakukan anal seks, cairan serupa juga dapat keluar dari lubang dubur. Penderita juga sering merasakan sakit luar biasa, terutama saat akan buang air kecil dan disertai suhu badan meninggi sebagai akibat adanya infeksi dini seringkali tidak terdeteksi.

Pada tingkat serangan lanjut, wanita sering merasakan sakit dan tidak enak waktu buang air kecil. Selain itu ada sedikit cairan berbau yang keluar dari vagina.

Kuman gonore dapat menyebabkan timbulnya jaringan parut di dalam uretra (saluran kemih). Kehadiran jaringan parut ini dapat membuat bentuk uretra yang tadinya silinder menjadi tidak mulus sehingga aliran urin terpecah dan bercabang saat berkemih. Penyakit ini juga dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan pada saluran mani sehingga mengganggu daya pancar sperma. Hal ini akan menurunkan potensi terjadinya pembuahan pada saat bersenggama. Pada infeksi kronis dapat menyebabkan kemandulan.

Sementara pada bayi yang terinfeksi gonore, matanya akan terlihat merah dan bengkak sejak dilahirkan. Biasanya dalam waktu 1-5 hari setelah kelahiran, mata itu akan mengeluarkan cairan kental. Bila tidak diberikan pengobatan khusus, si bayi dapat mengalami kebutaan total

Komplikasi Penyakit Gonorrhea

Komplikasi penyakit gonorrhea

Komplikasi penyakit gonorrhea

Komplikasi penyakit gonorrhea dapat menyebabkan abses internal (kantong berisi nanah yang sulit disembuhkan) dan rasa nyeri pada panggul kronis (dalam jangka waktu yang panjang). Penyakit Gonore dapat merusak tuba falopi yang cukup parah, bahwa seorang wanita susah dapat memiliki anak atau mandul. Hal ini juga dapat meningkatkan risiko kehamilan ektopik. Kehamilan ektopik adalah suatu kondisi yang mengancam jiwa di mana telur dibuahi dan tumbuh di luar rahim sang ibu, biasanya dalam tuba fallopi.

Penyakit gonorrhea ini menimbulkan komplikasi yang mempengaruhi kesehatan tubuh yang serius dan bisa menjadi masalah permanen pada pria dan wanita. Pada wanita komplikasi penyakit gonorrhea ini dapat menyebabkan terjadinya infeksi radang yang menyebar melalui aliran darah ke 1 atau beberapa sendi, dimana sendi menjadi bengkak dan sangat nyeri, sehingga pergerakannya menjadi terbatas. Infeksi melalui aliran darah juga bisa menyebabkan timbulnya bintik-bintik merah berisi nanah di kulit, demam, rasa tidak enak badan atau nyeri di beberapa sendi yang berpindah dari satu sendi ke sendi lainnya (sindroma artritis-dermatitis).

Bisa terjadi infeksi jantung (endokarditis). Infeksi pembungkus hati (perihepatitis) bisa menyebabkan nyeri yang menyerupai kelainan kandung empedu. Komplikasi yang terjadi bisa diatasi dan jarang berakibat fatal, tetapi masa penyembuhan untuk artritis atau endokarditis berlangsung lambat.

Terjadi infertilitas (kesuburan) yang merupakan kondisi ketidakmampuan pasangan untuk mendapatkan kehamilan setelah mengakukan hubungan seksual secara teratur tanpa menggunakan alat pengaman seperti alat kontrasepsi ataupun kondom selama 1 tahun atau lebih. Dan jika pada wanita yang berusia lebih dari 35 tahun hanya selama 6 bulan atau lebih.

Komplikasi penyakit gonorrhea lainnya yang muncul adalah terjadi infeksi pada serviks, infeksi pada uretra yang dapat terjadi pada uretriris, pada kelenjar bartholini (bartholinitis) adalah kelenjar yang memiliki panjang saluran 1-2cm dan bermuara di kesua sisi bibir kemaluan dan rentan terhadap infeksi yang menyebabkan peradangan atau penyumbatan.

Apabila wanita yang mengalami komplikasi penyakit gonorrhea ini sedang dalam masa kehamilan akan muncul kemungkinan bayi lahir prematur, infeksi neonatal, serta keguguran yang diakibatkan dari infeksi gonokokkus. Adanya sepsis pada seorang bayi yang baru lahir itu disebabkan dari gonorrhea yang ada pada ibunya.

komplikasi penyakit gonorrhea ini dapat dicegah dengan cara:

  • Tidak berganti-ganti pasangan dan setia pada satu pasangan seksual saja.
  • Mencari tahu informasi tentang pasangan apakah pasangan anda beresiko penyakit menular seksual atau tidak.
  • Bertanggung jawab dalam artian tidak melakukan hubungan seksual untuk beberapa saat jika anda terkena komplikasi penyakit gonorrhea untuk melakukan pengobatan. Menggunakan alat ptoteksi (kondom) dengan baik sebelum anda melakukan hubungan seksual dengan pasangan untuk mengurangi resiko terkenan penyakit menular seksual terutama gonorrhea, chlamydia, dan HIV.
  • Segera lakukan tindakan pengobatan sedini mungkin anda atau pasangan anda yang terkena komplikasi penyakit gonorrhea atau pastikan anda dan pasangan seksual anda terhindar dari penyakit ini sebelum melakukan hubungan seksual.
  • Serta satu lagi cara untuk menghindari komplikasi penyakit gonorrhea ini dengan menghindari kontak langsung dengan beberapa orang yang beresiko memiliki penyakt seksual yang menular.
Posted in Penyakit Gonorrhea | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment